Mendukbangga Nilai Program MBG Untuk 3B di Kepri Sudah Tepat Sasaran

Penulis: Humas Kemendukbangga Satu

Tanggal Publikasi: 27 Oktober 2025

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji saat melakukan sosialisasi kepada PKB, PLKB dan Kader di Kota Batam, Kepri, Jumat (24/10/2025). (ANTARA/Amandine Nadja)

Batam (ANTARA) - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Mendukbangga)/Kepala BKKBN Wihaji menilai pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berjalan baik dan tepat sasaran, terutama bagi kelompok 3B yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.

Ia mengatakan hasil pemantauan di lapangan menunjukkan pelaksanaan MBG di tingkat pos pelayanan terpadu (posyandu) berjalan sesuai tujuan untuk mendukung pencegahan stunting.

“Kemarin saya cek, oke, bagus di lapangan. Kebersihan dapur oke, proses penyajian oke, dan peruntukan juga tepat,” kata Mendukbangga Wihaji di Batam, Jumat.

Ia telah berkunjung ke Kepri mulai dari Kota Tanjungpinang, Pulau Penyengat, dan ke Kota Batam, untuk meninjau beberapa program di lapangan.

“Kemarin di dapur yang memiliki total 3.500 penerima, untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebanyak 198 penerima. Semuanya tepat sasaran,” ujar Mendukbangga Wihaji.

Dalam kunjungannya di Batam, Mendukbangga juga melaksanakan sosialisasi bersama Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), beserta kader-kader se-provinsi itu.

Wihaji juga berdialog dengan kader posyandu yang terlibat langsung dalam distribusi MBG.

Salah satu kader Nora menyampaikan ia mendapat insentif Rp1.000 per ompreng makanan yang disalurkan, dengan total sekitar Rp1 juta per bulan karena melayani lebih dari 200 penerima manfaat di wilayahnya.

Mendukbangga memastikan bahwa seluruh kader posyandu sudah menerima insentif tersebut melalui skema yang difasilitasi dalam Program MBG.

“Saya sudah pastikan kader mendapatkan insentif itu. Ke depan kita usulkan agar per ompreng menjadi Rp2.500, bukan lagi Rp1.000, dan ini menjadi tanggung jawab penyelenggara MBG di setiap SPPG,” kata Mendukbangga Wihaji.

Selama dua hari peninjauan di Kepri, Mendukbangga Wihaji menyebut tidak ditemukan kendala berarti.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan MBG tidak hanya ditentukan oleh distribusi makanan bergizi, tetapi juga oleh keterlibatan aktif kader posyandu dalam memastikan penerima manfaat benar-benar dari kelompok prioritas.

Sumber : https://www.antaranews.com/berita/5196057/mendukbangga-nilai-program-mbg-untuk-3b-di-kepri-sudah-tepat-sasaran 

Berita Terbaru

Hubungi Kami

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga / BKKBN

Alamat

-

Email

-

Nomor Telepon

-

Jam Pelayanan

-

Ikuti Kami

No social media available

Statistik Pengunjung Website

Hari Ini: 0Minggu Ini: 0Bulan Ini: 0Total: 0

© 2026 KEMENTERIAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA/BKKBN